Admin Al-Furqan
Admin Al-Furqan
Online
Tabe'👋
sempat ada yang bisa dibantu?

Balitbang Kemenag Kota Makassar Gandeng ICMI Muda Sulsel Adakan Moderasi Beragama di STAI Al-Furqan Makassar

 

Makassar — Balai Penelitian dan Pengembangan Agama (Balitbang) Kementerian Agama Kota Makassar bekerja sama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Moderasi Beragama Road to Campus di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar, Senin (27/10/2025).


Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dengan antusias dan menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Muammar Bakry, M.Ag., serta dimoderatori oleh Dr. Azis Ilyas.


Kepala BLAM Makassar, Saprillah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman moderasi beragama bagi generasi muda. Menurutnya, sikap moderat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan dan keharmonisan kehidupan beragama di tengah keragaman Indonesia.


“Moderasi beragama bukan hanya wacana, tapi cara pandang dan pola hidup yang harus ditanamkan sejak dini. Generasi muda perlu memahami bahwa menjadi moderat berarti mampu berdiri di tengah, adil, dan menghargai perbedaan,” ujarnya.


Saprillah juga menyoroti perbedaan generasi dalam mengekspresikan nasionalisme. Jika generasi sebelumnya menunjukkan semangat kebangsaan lewat upacara bendera, generasi Z kini menyalurkannya melalui media sosial. Namun, ia menegaskan bahwa esensi kebangsaan tetap sama: menjaga harmoni dalam keberagaman.


Sementara itu, Prof. Muammar Bakry dalam pemaparannya menjelaskan bahwa konsep moderasi beragama sudah lama menjadi bagian dari ajaran Islam. Ia menekankan pentingnya prinsip wasathiyyah atau jalan tengah yang mengajarkan keseimbangan dan keadilan.


“Moderasi beragama bukan hal baru. Islam sendiri telah menegaskan umatnya sebagai umat yang wasath, yakni umat pertengahan sebagaimana tertulis dalam surah Al-Baqarah ayat 143,” jelasnya.


Diskusi yang berlangsung hangat itu mengajak mahasiswa untuk menelaah relevansi moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam interaksi lintas agama dan lintas mazhab. Moderator Dr. Azis Ilyas menilai kegiatan ini sangat penting untuk meluruskan pemahaman keliru yang kerap berkembang di masyarakat.


“Mahasiswa perlu menjadi motor penggerak pemahaman keagamaan yang damai dan rasional. Dari kampus inilah semangat toleransi bisa disebarluaskan,” katanya.


Ketua STAI Al-Furqan Makassar, Dr. Agus Salim, S. Ag. M.H menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk hidup lebih harmonis dan saling menghargai dalam perbedaan.


“Kami berharap mahasiswa mampu menjadi duta moderasi di tengah masyarakat, membawa nilai-nilai keseimbangan dan kebersamaan dalam kehidupan beragama,” ujarnya.


Kegiatan Moderasi Beragama Road to Campus merupakan bagian dari program nasional Balitbang Kemenag yang menyasar kalangan muda untuk memperkuat pemahaman tentang keberagaman dan nilai-nilai moderasi. Melalui kolaborasi dengan berbagai kampus, program ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi keberagaman dan menciptakan generasi Indonesia yang toleran, inklusif, dan berakhlak moderat.


~~~

©STAI AL-FURQAN INFO 

Tim Penyunting: Lembaga IT dan Multimedia STAI Al-Furqan Makassar 

Berbagi

Posting Komentar